Definisi Saham
Peningkatan jumlah investor yang cukup signifikan di pasar modal terjadi pada tahun 2021, khususnya kenaikan investor di instrumen saham. Dilansir dari laman OJK, jumlah investor saham di pasar modal pada tahun 2022 sebanyak 4 juta. Walaupun demikian, jumlah tersebut hanya sebagian kecil dari total seluruh masyarakat Indonesia. Kata saham pun masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia pada umumnya. Banyak yang mengira saham sama dengan investasi-investasi ilegal yang sempat viral di tahun 2021. Tentu saja anggapan tersebut salah besar.
Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), saham adalah tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Karena ikut tanamkan modal maka punya klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Secara sederhana, saham adalah bukti bahwa kita adalah pemilik suatu perusahaan dan memiliki modal di perusahaan tersebut. Jika kita memiliki satu lembar saja saham di suatu perusahaan, maka kita sudah menjadi pemilik dari perusahaan tersebut walaupun persentasenya sangatlah kecil. Jenis saham sangatlah beragam tergantung pada pengelompokkannya, tetapi pada pembahasan kali ini kita hanya akan membahas saham biasa (ordinary shares) yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Tips Membeli Saham untuk Pemula
Setelah mengetahui apa itu arti saham, di antara teman-teman pasti ada yang mulai penasaran dengan bagaimana sih cara untuk berinvestasi di instrumen saham. Pada kesempatan kali ini tim Swing Syariah akan membagikan beberapa cara untuk berinvestasi di saham. Yuk disimak beberapa cara investasi di saham versi tim Swing Syariah, antara lain:
1. Tentukan Tujuan Awal Berinvestasi
Sebelum kita mulai berinvestasi di saham, teman-teman perlu menentukan terlebih dahulu apa tujuan awal kalian berinvestasi. Mengapa demikian? Cara berinvestasi seseorang akan ditentukan oleh tujuan awal seseorang tersebut berinvestasi. Di saham sendiri terdapat beberapa jenis investor, mulai dari jangka pendek yang hanya hitungan menit bahkan detik sampai jangka panjang yang waktunya bisa tahunan. Semuanya dikembalikan lagi kepada tujuan awal teman-teman dalam berinvestasi.
Teman-teman yang ingin berinvestasi untuk masa depan seperti biaya menikah, biaya berangkat haji, atau biaya pendidikan anak di masa depan, disarankan untuk berinvestasi di saham-saham perusahaan yang terkenal di kalangan masyarakat dan bisa bertahan dalam jangka waktu panjang. Sedangkan teman-teman yang ingin mendapatkan profit dalam jangka waktu pendek bisa mencoba untuk jual-beli saham-saham yang sedang ramai diperjual-belikan. Namun, sebelum teman-teman melakukan jual-beli saham dalam jangka pendek, alngkah bijaknya jika kalian sudah memuliki ilmu untuk jual-beli jangka pendek tersebut.
2. Pahami Profil Risiko
Setelah menentukan tujuan berinvestasi, teman-teman bisa mulai memahami profil risiko kalian. Profil risiko adalah tingkat risiko yang dapat diterima oleh seorang investor. Sederhananya profil risiko adalah seberapa besar kerugian yang dapat ditanggung oleh seorang investor karena berinvestasi di saham tidak mungkin 100% selalu untung. Oleh karena itu, penting bagi investor dalam memahami profil risikonya. Profil risiko sangat berkaitan erat dengan tujuan berinvestasi. Seseorang yang memiliki profil risiko rendah cenderung melakukan investasi dalam jangka panjang. Sebaliknya, seseorang yang memiliki profil risiko tinggi cenderung melakukan investasi dalam jangka waktu pendek.
3. Mulai Belajar Sesuai Jenis Investasi
Setelah dua pembahasan di atas, teman-teman perlu belajar atau memiliki ilmu terlebih dahulu sesuai dengan jenis investasi kalian. Teman-teman yang ingin berinvestasi jangka panjang disarankan untuk belajar lebih banyak mengenai fundamental suatu perusahaan. Sedangkan teman-teman yang ingin berinvestasi jangka pendek disarankan mulai belajar analsis teknikal dan mungkin juga tape readingĀ. Banyak cara yang bisa digunakan untuk teman-teman belajar, diantaranya bisa melalui youtube, instagram, webinar, seminar, bahkan grup telegram salah satunya grup telegram Swing Syariah (@swingsyariah).
4. Memilih Sekuritas
Investasi saham bisa saja tanpa melalui sekuritas, yaitu dengan cara langsung membeli saham suatu perusahaan ke perusahaan tersebut. Tentu saja cara itu cukup rumit apalagi untuk kita yang masih baru di dunia saham. Oleh karena itu, disarankan bagi teman-teman yang baru mulai belajar tentang saham bisa melakukan jual-beli saham melalui sekuritas. Saat ini sudah banyak sekuritas yang menyedikan jasa untuk jual-beli saham dengan berbagai fitur yang ditawarkan oleh masing-masing sekuritas.
Beberapa sekuritas saat ini ada yang sudah meyediakan jasa buka akun sekuritas secara online tanpa perlu ke kantor sekuritas tersebut. Pemilihan sekuritas pun perlu disesuaikan dengan jenis investasi kita. Investasi jangka pendek membutuhkan sekuritas yang memiliki server cepat dan lancar. Sedangkan, investasi jangka panjang tidak begitu memerlukan sekuritas yang memiliki server cepat karena tidak setiap hari investor tersebut membuka aplikasi sekuritas untuk memnatau sahamnya. Setelah membeli saham jangan lupa untuk memantau saham tersebut secara berkala, baik untuk investor jangka panjang maupun jangka pendek.
Dilansir dari investorbro.id, terdapat 10 sekuritas terbaik di Indonesia tahun 2022. Pemilihan 10 sekuritas tersebut karena telah memenuhi aplikasi sekuritas saham tersebut memiliki kualitas terbaik, dapat mengelola dana investor dengan sebaik mungkin, memiliki fitur-fitur pendukung yang memuaskan, dan tidak kalah penting telah dinyatakan legal oleh OJK dan institusi terkait. Berikut 10 sekuritas terbaik 2022, kode sekuritasnya, dan laman utamanya menurut investorbro.id, antara lain:
- PT Ajaib Sekuritas Asia (XC): https://ajaib.co.id/
- PT Indo Premier Sekuritas (PD): https://www.indopremier.com/#ipot/home
- PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP): https://miraeasset.co.id/en
- PT Stockbit Sekuritas Digital (XL): https://stockbit.com/login
- PT Philip Sekuritas Indonesia (KK): https://www.phillip.co.id/
- PT Mandiri Sekuritas (CC): https://www.mandirisekuritas.co.id/id
- PT BNI Sekuritas (NI): https://www.bnisekuritas.co.id/
- PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (LG): https://www.trimegah.com/en/
- PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU): https://www.cgs-cimb.co.id/id/home
- PT BCA Sekuritas (SQ): https://www.bcasekuritas.co.id/
Oleh: A. R. Agustian




3 thoughts on “Apa itu Saham dan Apa Saja Tips Membeli Saham untuk Pemula?”
Comments are closed.