Definisi Pasar Reguler
Apa sih pasar reguler itu? Nah, pasar reguler adalah jenis pasar yang perdagangannya dilakukan berdasarkan tawar-menawar secara lelang melalui bid-offer yang akan dijelaskan di bagian bawah. Penyelesaian transaksi ini membutuhkan waktu 2 hari atau biasanya dikenal dengan istilah T+2. Maksudnya, jika kita menjual saham di hari Selasa maka kita baru bisa tarik tunai atau mengambil uang hasil jual saham kita di hari Kamis. Hal itu berarti kita tidak bisa menarik uang kita di hari Rabu walaupun tkita telah menjual saham di hari Selasa.
Perlu sobat Swing Syariah ketahui bahwa pasar saham tidak hanya terdiri atas pasar reguler saja, tetapi ada juga pasar tunai dan pasar negosiasi. Alangkah lebih baiknya sobat Swing Syariah juga mengetahui apa saja jenis-jenis pasar saham di Bursa Efek Indonesia yang sudah pernah di bahas Tim Swing Syariah pada pembahasan sebelumnya yang berjudul Pemula Wajib Tahu Hal-Hal ini sebelum Jual-Beli Saham.
Membuat Akun Sekuritas Saham dan Setor Modal
Investasi saham bisa saja tanpa melalui sekuritas, yaitu dengan cara langsung membeli saham suatu perusahaan ke perusahaan tersebut. Tentu saja cara itu cukup rumit apalagi untuk kita yang masih baru di dunia saham. Oleh karena itu, disarankan bagi teman-teman yang baru mulai belajar tentang saham bisa melakukan jual-beli saham melalui sekuritas. Saat ini sudah banyak sekuritas yang menyedikan jasa untuk jual-beli saham dengan berbagai fitur yang ditawarkan oleh masing-masing sekuritas. Beberapa sekuritas saat ini ada yang sudah meyediakan jasa buka akun sekuritas secara online tanpa perlu ke kantor sekuritas tersebut. Pemilihan sekuritas pun perlu disesuaikan dengan jenis investasi kita. Investasi jangka pendek membutuhkan sekuritas yang memiliki server cepat dan lancar. Sedangkan, investasi jangka panjang tidak begitu memerlukan sekuritas yang memiliki server cepat karena tidak setiap hari investor tersebut membuka aplikasi sekuritas untuk memnatau sahamnya. Setelah membeli saham jangan lupa untuk memantau saham tersebut secara berkala, baik untuk investor jangka panjang maupun jangka pendek. Setelah sobat Swing Syariah membuka akun di sekuritas saham, jangan lupa untuk melakukan setoran modal agar sobat bisa melakukan transaksi jual-beli saham.
Dilansir dari investorbro.id, terdapat 10 sekuritas terbaik di Indonesia tahun 2022. Pemilihan 10 sekuritas tersebut karena telah memenuhi aplikasi sekuritas saham tersebut memiliki kualitas terbaik, dapat mengelola dana investor dengan sebaik mungkin, memiliki fitur-fitur pendukung yang memuaskan, dan tidak kalah penting telah dinyatakan legal oleh OJK dan institusi terkait. Berikut 10 sekuritas terbaik 2022, kode sekuritasnya, dan laman utamanya menurut investorbro.id, antara lain:
PT Ajaib Sekuritas Asia (XC): https://ajaib.co.id/
PT Indo Premier Sekuritas (PD): https://www.indopremier.com/#ipot/home
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP): https://miraeasset.co.id/en
PT Stockbit Sekuritas Digital (XL): https://stockbit.com/login
PT Philip Sekuritas Indonesia (KK): https://www.phillip.co.id/
PT Mandiri Sekuritas (CC): https://www.mandirisekuritas.co.id/id
PT BNI Sekuritas (NI): https://www.bnisekuritas.co.id/
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (LG): https://www.trimegah.com/en/
PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU): https://www.cgs-cimb.co.id/id/home
PT BCA Sekuritas (SQ): https://www.bcasekuritas.co.id/
Cara Jual-Beli Saham Berdasarkan Bid-Offer (Ask)
Apa sih bid-offer atau bid-ask itu? Apa perbedaannya? Penggunaan istilah tersebut di setiap sekuritas bisa saja berbeda-beda. Ada yang menggunakan istilah bid dan ask seperti Ajaib dan Stockbit. Ada juga yang menggunakan istilah bid dan offer seperti Mirae Asset dan Indo Premier. Tidak perlu bingung sobat karena keduanya sama saja. tetapi hanya beda istilah. Harga Bid adalah harga yang berada di sebelah kiri dan merupakan harga yang diinginkan oleh para pembeli. Sedangkan harga offer atau ask adalah harga yang berada di sebelah kanan dan merupakan harga yang diinginkan oleh para penjual. Ada beberapa cara yang bisa sobat Swing Syariah gunakan ketika ingin membeli saham. Berikut beberapa cara jual-beli saham versi Swing Syariah.
1. Jual-Beli dengan Mengantre
Seperti judulnya, cara jual-beli ini dengan mengantre. Ketika kita ingin menjual saham maka kita memasang harga jual sesuai dengan harga offer. Sedangkan ketika kita ingin membeli saham maka kita memasang harga beli dengan harga bid. Misalnya sesuai gambar di bawah ini berarti menjual di harga 324, 326, atau lebih tinggi dari 326 dan membeli di harga 322, 320 atau lebih rendah dari 320.

2. Jual-Beli Langsung dengan Haka-Haki (Hajar Kanan – Hajar Kiri)
Haka-Haki, istilah ini akan sering terdengar dikalangan trader yaitu seorang investor jangka pendek, terutama scalper yang akan dibahas di artikel selanjutnya. Haka, yaitu hajar kanan di mana seseorang ketika ingin membeli saham maka dia membeli saham tersebut dengan harga offer yakni harga 163, 164 atau lebih tinggi dari 164. Sedangkan Haki, yaitu hajar kiri di mana seseorang ketika ingin menjual sahamnya maka dia menjual saham tersebut dengan harga bid yakni harga 162, 161, atau lebih rendah dari 161. Apa sih tujuannya? Nah, dengan menjual di harga bid atau membeli di harga offer maka kita akan langsung mendapatkan saham atau menjual saham yang kita punya. Artinya, kita tidak perlu mengantre untuk mendapatkan atau menjual saham yang kita punya, transaksi akan langsung terlaksana karena pembeli atau penjual di harga tersebut sudah ada.

Oleh: A. R. Agustian



