Di dunia persahaman, ada tiga kunci utama yang merupakan faktor untuk menjadikan seseorang sukses di dunia saham. Baik investor jangka panjang maupun investor jangka pendek (trader) sangat wajib untuk menguasai ketiga kunci utama ini. Tiga kunci utama untuk sukses di dunia saham yaitu sebagai berikut.
1. Mind
Mind selalu berkaitan erat dengan pikiran. Mind di sini bisa berarti pemikiran, bisa juga mengenai mental dan psikologi trading. Seorang investor maupun trader harus bisa memiliki kontrol atas pemikiran atau mental yang baik saat trading. Mengapa demikian? Dalam trading akan sangat banyak godaan yang menguji mental kita. Hal yang paling sulit kita kendalikan adalah mental “fear and greed”. Fear and greed memiliki arti ketakutan dan keserakahan. Dua hal tersebut adalah hal yang paling sulit untuk dikontrol oleh semua tipe investor pemula, baik investor jangka pendek maupun investor jangka panjang.
Kasus gagal mengendalikan fear adalah biasanya ketika seorang investor sudah melakukan analisis terhadap suatu saham dan sudah membeli saham tersebut, kemudian harga saham tersebut turun maka biasanya investor tersebut akan mengalami ketakutan untuk menyimpan saham tersebut. Akhirnya, ia pun menjual saham tersebut sebelum waktunya. Selanjutnya, kasus gagal mengendalikan greed adalah biasanya ketika seorang investor melakukan analisis terhadap suatu saham dan sudah membeli saham tersebut, kemudian harga saham tersebut mengalami kenaikan dan sudah melebihi target, biasanya investor tersebut enggan menjual sahamnya karena sifat serakahnya yang mengharapkan saham tersebut masih bisa naik lebih tinggi lagi.
2. Money
Money atau uang di sini berkaitan dengan money management, yaitu bagaimana cara kita mengatur keuangan dengan sebaik-baiknya. Seorang investor sejago apa pun dalam menganalisis suatu saham ketika money managementnya buruk maka ia tidak akan sukses di dunia saham. Contoh kegagalan money management adalah biasanya ketika investor membeli suatu saham tanpa adanya strategi, yaitu membeli hanya satu kali dengan cara all in di awal. Hal tersebut jelas sangat salah karena ketika harga saham mengalami penurunan selanjutnya, investor tersebut tidak dapat menambah kepemilikannya atau membeli saham itu lagi dengan harga yang lebih murah. Di Swing Syariah kita diajarkan untuk memiliki strategi membeli suatu saham dengan beberapa kali pembelian, bukan sekali beli dengan cara all in di awal. Sobat Swing Syariah bisa bergabung dengan Swing Syariah untuk mempelajari lebih lanjut tentang money management yang baik dan benar.
3. Method
Method atau metode di sini merupakan bagaimana strategi seorang investor dalam melakukan jual-beli saham. Metode ini bisa berupa analisis fundamental, teknikal, atau jenis analisis lainnya. Seorang investor yang memiliki mental dan money management yang baik tidak akan sukses jika tidak memiliki metode yang ampuh. Metode yang ampuh di sini bukan berarti metode yang 100% selalu untung. Namun, metode yang memiliki win rate atau persentase keuntungan yang lebih tinggi daripada kerugiannya. Maksudnya, metodenya tersebut lebih sering untung daripada rugi. Jika metode yang digunakan masih sering mengalami kerugian, mulailah lakukan evaluasi mengapa sering mengalami kerugian. Bisa jadi metode yang digunakannya masih kurang mendalam atau mungkin metode yang digunakan malah tidak sesuai dengan gaya investasi atau trading investor tersebut. Melakukan evaluasi terhadap hasil trading merupakan salah satu cara untuk menjadi investor yang lebih profesional.
Oleh: A. R. Agustian



